Serangan Bom Bunuh Diri Dibandara Kabul Menewaskan 95 Orang Warga Afghanistan
Jakarta - Seorang pejabat menyampaikan sedikitnya 95 warga Afghanistan terbunuh dalam serangan bom bunuh diri di luar bandara internasional Kabul pada Kamis. Jumlah korban ini meningkat, dari yang sebelumnya dilaporkan sebanyak 60 orang.
Pejabat ini tidak mau disebutkan namanya karena tidak diizinkan berbicara kepada media.
Dia mengatakan, jumlah korban jiwa bisa lebih tinggi karena sedang dilakukan evakuasi jenazah, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (27/8).
Pejabat Amerika Serikat dan Afghanistan sebelumnya mengatakan bom bunuh diri itu menewaskan sedikitnya 60 warga Afghanistan dan 13 pasukan AS. Ini merupakan serangan paling mematikan bagi pasukan AS di Afghanistan sejak Agustus 2011.
Penerbangan evakuasi tetap berlanjut sehari setelah serangan tersebut. AS menyampaikan ada upaya serangan lanjutan menjelang tenggat waktu penarikan pasukan AS pada 31 Agustus.
Sejumlah warga Kabul mengatakan beberapa penerbangan lepas landas pada Jumat pagi, sementara kerumunan warga yang cemas di luar bandara tetap sebanyak biasanya. Di satu lokasi, puluhan anggota Taliban dengan senjata berat sekitar 500 meter dari bandara mencegah siapapun mendekat.
Pejabat ini tidak mau disebutkan namanya karena tidak diizinkan berbicara kepada media.
Dia mengatakan, jumlah korban jiwa bisa lebih tinggi karena sedang dilakukan evakuasi jenazah, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (27/8).
Pejabat Amerika Serikat dan Afghanistan sebelumnya mengatakan bom bunuh diri itu menewaskan sedikitnya 60 warga Afghanistan dan 13 pasukan AS. Ini merupakan serangan paling mematikan bagi pasukan AS di Afghanistan sejak Agustus 2011.
Penerbangan evakuasi tetap berlanjut sehari setelah serangan tersebut. AS menyampaikan ada upaya serangan lanjutan menjelang tenggat waktu penarikan pasukan AS pada 31 Agustus.
Sejumlah warga Kabul mengatakan beberapa penerbangan lepas landas pada Jumat pagi, sementara kerumunan warga yang cemas di luar bandara tetap sebanyak biasanya. Di satu lokasi, puluhan anggota Taliban dengan senjata berat sekitar 500 meter dari bandara mencegah siapapun mendekat.
Komentar
Posting Komentar